Hipotesis Albert Einsten. .

Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada? Apakah kejahatan itu ada? Apakah Tuhan menciptakan kejahatan? Seorang Profesor dari sebuah universitas terkenal menantang mahasiswa-mahasiswanya dengan pertanyaan ini, “Apakah Tuhan menciptakan segala yang ada?”.

Warga Loa Bakung Sweeping kendaraan berat, himbau sopir agar tidak ugal-ugalan. .

Samarinda Warga loa bakung dibantu FMPL (Forum Masyarakat Peduli Lingkungan), yang bekerja sama dengan jajaran Polsek sungai kunjang melakukan aksi damai turun kejalan diruas JL.Jakarta, kelurahan Loa bakung, Samarinda, Sabtu (28/07/2012).

Peduli: Kecamatan Sungai Kunjang mendukung kota samarinda layak anak. .

Berbagai upaya yang telah ditempuh Pemerintah Kecamatan Sungai Kunjang di bawah kepemimpinan Camatnya Nurrahmani, SIP, MM. dalam merealisasikan prgram yang telah dicanangkan mulai menunjukkan hasilnya. .

Awas subliminal message ada disekitar kita. .

Mungkin tidak banyak yang mengetahui apa itu subliminnal message, karena istilah ini memang jarang diucapkan atau dibahas dalam kehidupan kita sehari-hari, pada dasarnya subliminal mesasage adalah suatu pesan yang diselipkan pada sebuah objek untuk mempengaruhi pola pikir audience (dalam pengaruh alam bawah sadar),

Mahasiswa Ilmu Komunikasi UNMUL peduli lingkungan. .

Samarinda, Jum’at 17 Desember 2010 mulai pukul 06.00 Wita, bertempat diareal parkir gedung Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Mulawarman, sejumlah relawan yang terdiri dari para mahasiswa program study Ilmu Komunikasi berbondong-bondong memenuhi areal parkir tersebut, .

Tampilkan postingan dengan label Kolom Interaktif. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kolom Interaktif. Tampilkan semua postingan

Minggu, 30 Desember 2012

Pemilihan ketua RT.44 Kelurahan Loa Bakung Samarinda..

Bukan hanya pilkada bupati dan walikota
Pilkerute juga melalui penjaringan
Proses penjaringan calon biasa dilakukan menjelang pemilihan kepala daerah, baik untuk jabatan Bupati, Walikota maupun Gubernur. Belakangan ini suasana demokrasi sudah merambah luas di masyarakat sehingga pemilihan Ketua Rukun Tetangga (PILKERUTE) pun diawali dengan proses penjaringan calon seperti yang dilakukan oleh warga RT 44 Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang Kota Samarinda.

Panitia Pemilihan Ketua RT yang dibentuk dan ditetapkan Lurah Loa Bakung dengan Ketua Ramadhan, S.Pd. dalam tahap penjaringan calon berusaha untuk menggali aspirasi warga dengan surat pemberitahuan kepada warga tertanggal 16 Desember 2012 yang isinya memberi kesempatan kepada segenap kepala keluarga di lingkungan RT setempat untuk mengajukan usulan masing-masing sebanyak 3(tiga) nama calon. Penyampaian usulan dibatasi waktunya sampai dengan tanggal 24 Desember 2012. Dua hari menjelang pelaksanan pemilihan, yaitu pada hari Jumat tanggal 28 Desember 2012, panitia mengadakan rapat untuk menentukan calon yang akan dipilih dan ditetapkan pada proses pemilihan nanti. Panitiapun merekap surat usulan yang masuk dan diterima dari warga yang jumlahnya mencapai 79 surat usulan. Setelah surat usulan direkap maka diketahui nama-nama yang dicalonkan warga, yaitu Sriyono, H. M. Asyikin, Wahono, S.Pd, H. Hanafiah,S.Sos, Ir. Kunarso, MP. Dan M. Taib, B.A. Penetapan calon dilakukan berdasarkan ketentuan yang berlaku yaitu dengan jumlah minimal 3(tiga) nama calon dan maksimal 6 (enam) nama calon. Ketentuan lain adalah bahwa Ketua RT dibatasi masa jabatannya dengan maksimal dua periode, dengan demikian Sriyono. walaupun mendapat dukungan namun karena sudah dua periode menjadi Ketua RT 44 maka tidak dapat lagi masuk menjadi calon yang akan dipilih, sedangkan H.M. Asyikin tidak bersedia menjadi calon. Dengan demikian, Panitia sepakat bahwa nama yang ditetapkan sebagai Calon Ketua RT 44 adalah sebagai berikut: 1. Wahono,S.Pd., 2. H. Hanafiah, S.Sos., 3. Ir. Kunarso, M.P., dan 4. M.Taib, B.A.

Pemungutan suara untuk pemilihan ketua RT telah dirancang oleh panitia dengan pencoblosan atau pencontrengan surat suara di dalam bilik rahasia bagaikan pilkada atau pemilu. Dalam pelaksanaannya pada hari Ahad, 30 Desember 2012 dari jam 08.00 sampai dengan 10.00 WITA dilanjutkan dengan penghitungan suara bertempat di Jl. Jakarta Blok C1/4 (Rumah Ketua RT sebelumnya). Ketika sudah mendekati batas waktu pemungutan suara masih juga ada warga yang belum hadir, panitia berinisiatif menjemputnya ke rumah yang bersangkutan dengan membawa kotak suara sehingga bisa memberikan suara walaupun berhalangan hadir di tempat pemungutan suara. Akhirnya dengan upaya tersebut, warga RT 44 Loa Bakung yang seluruhnya berjumlah 84 Kepala Keluarga (KK), sebanyak 62 KK diantaranya memberikan suara, sedangkan yang lain ada yang berhalangan karena berlibur ke luar kota.

Uniknya, Pemilihan Ketua RT 44 yang beritanya dapat didengar di seluruh Kaltim, bahkan di seluruh dunia melalui laporan langsung Drs. M.Marisi karena disiarkan oleh Radio Republik Indonesia Samarinda baik melalui pemancar radio maupun melalui streaming di internet. Acara berhasil sukses dengan hasil penghitungan perolehan suara sebagai berikut : Wahono, S.Pd. = 26, H. Hanafiah, S.Sos.= 19, Ir. Kunarso, M.P = 11 dan M. Taib, B.A. = 6. Maka warga sepakat Wahono, S.Pd. menjadi Ketua RT 44 Loa Bakung yang baru.

Lurah Loa Bakung, Fahmi Muzakir S.PdI. dalam kata sambutannya menyatakan kegembiraan dan kekagumannya atas pelaksanaan Pemilihan Ketua RT yang sangat demokratis di RT 44 Loa Bakung karena dilaksanakan mirip Pemilu atau Pilkada. Hal ini berarti ikut menanamkan nilai-nilai demokrasi. Fahmi berpesan kepada Ketua RT terpilih agar tetap memelihara kekompakan dan kebersamaan yang nampak terlihat pada acara ini. Kegiatan kebersamaan ini diharapkan dapat terus dilanjutkan melalui kegiatan gotong-royong menjaga kebersihan dan ketertiban lingkungan. Dalam hal ini, Fahmi menyampaikan semboyan yang digagasnya yaitu : ”LOA BAKUNG KUCINTAI, KUBANGUN DAN KUJAGA”. Yang lebih menarik lagi, walaupun hujan ternyata warga tetap semangat untuk hadir, bahkan Bapak Alfian Wakil Ketua DPR Kota Samarinda juga hadir karena beliau adalah warga yang berhak untuk memberikan suara, yang tak juga hadir dijemput.

Sementara itu Sriyono menyatakan permintaan maaf atas segala kesalahan dan kekurangan yang telah terjadi selama dua kali masa jabatannya. Sedangkan Wahono Ketua RT yang baru mengharapkan dukungan lebih lanjut untuk pelaksanaan tugas nantinya agar dapat berjalan dengan lancar.

Ide pemilihan Ketua RT 44 dengan pemungutan suara mirip Pemilu atau Pilkada itu dimulai pada tahun 2000 oleh Ir. Kunarso yang saat itu mengakhiri jabatan sebagai Plt.Ketua RT. Dengan demikian, proses pemungutan suara serupa telah dilakukan lima kali di lingkungan RT 44 Loa Bakung, pertama pada 29 Oktober tahun 2000, kedua pada tanggal 14 Desember tahun 2003, Ketiga pada tanggal 24 Desember 2006, keempat pada tanggal 3 Januari 2010 dan yang kelima hari ini Ahad 30 Januari 2012. Untuk yang pertama (2000) dan kedua (2003) saat itu Ir. Kunarso terpilih sebagai Ketua RT mendapatkan perhatian media massa baik cetak maupun elektronik. Selain menjadi bahan berita koran di daerah ini, pemilihan Ketua RT 44 tahun 2003 yang lalu juga menjadi bahan berita Stasiun TV Lokal Samarinda.



-Rahza Nawarid-

Sabtu, 28 Juli 2012

Warga Loa Bakung Sweeping kendaraan berat, himbau sopir agar tidak ugal-ugalan. .

Samarinda
Warga loa bakung dibantu FMPL (Forum Masyarakat Peduli Lingkungan), yang bekerja sama dengan jajaran Polsek sungai kunjang melakukan aksi damai turun kejalan diruas JL.Jakarta, kelurahan Loa bakung, Samarinda, Sabtu (28/07/2012). 


Aksi damai ini dilakukan sebagai bentuk protes, karena tuntutan warga agar ruas jalan jakarta loa bakung segera diperbaiki tak kunjung terealisasi, warga berharap agar dinas yang terkait seperti Dinas Perhubungan, Dinas Pekerjaan Umum, dan khususnya pemerintah kota samarinda segera turun tangan menyikapi kerusakan jalan yang terjadi selama ini, warga menilai pemerintah seolah-olah menutup mata dan membiarkan ruas jalan jakarta mengalami kerusakan parah.
Aksi juga ditujukan kepada pengguna jalan, terutama kepada sopir kendaraan berat yang melewati ruas jalan jakarta, warga menilai para sopir sering ugal-ugalan dan tidak memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya, dengan banyaknya kendaraan berat yang melalui ruas jalan ini warga juga mengeluh bahwa kerusakan yang terjadi tidak hanya pada ruas jalan saja tetapi juga berakibat pada kondisi rumah, dimana dinding rumah warga yang berada disepanjang jalan jakarta mengalami retak-retak. 



Dengan membawa selebaran warga mensweeping setiap kendaraan berat yang lewat, selebaran tersebut dibagikan kepada sopir sekaligus memberi himbauan kepada sopir agar bisa mengurangi kecepatan dan lebih memperhatikan keselamatan pengguna jalan lainnya, Menurut mustofa selaku kordinator aksi, ada 7 point tuntutan warga dalam aksi ini.

Diantaranya adalah:
1. Kendaraan berat yang melalui ruas jalan jakarta tidak boleh melebihi kecepatan 15 km/jam 
2. Dahulukan pejalan kaki dan kendaraan roda 2
3. Kendaraan bermuatan diatas 8 ton dilarang melewati jalan perumahan korpri
4. Dilarang menyalakan klakson kendaraan jika tidak diperlukan 
5. Mengurangi penggunaan jalan dimalam hari 
6. Kendaraan berat (dengan muatan) dari arah kota menuju jembatan mahulu, dilarang melintasi ruas JL. Jakarta Loa bakung 
7. Hindari tindakan yang memancing emosi warga

Dengan memberi pengertian kepada para sopir diharapkan bisa tercipta sikap saling menghargai, karena warga loa bakung sudah bosan dengan kondisi jalan rusak selama ini, dimana kondisi jalan yang berdebu dan menjadi berlumpur saat musim penghujan datang, jangan sampai karena ulah sopir yang ugal-ugalan justru memancing emosi warga, “Tolong hargai kami sebagai warga loa bakung, jujur kami cukup resah dengan kondisi jalan rusak selama ini, namun kami juga tidak bisa sepenuhnya menyalahkan bapak sopir, jadi tolong kita saling menghargai apalagi ini dibulan puasa, bulan yang suci”, ucap koordinator aksi.

Jika aksi hari ini tetap tidak digubris, warga berencana akan melakukan aksi yang lebih besar pada esok hari, Minggu (29/07/2012). Aksi akan dipusatkan dipelataran masjid jami Ar-Rasyidin pada sore hari dari pukul 16:00 Wita hingga menjelang berbuka puasa, diharapkan pada aksi esok hari semua elemen masyarakat mau turun kejalan, agar aspirasi yang disampaikan didengar dan benar-benar direalisasikan. 

-Rahza Nawarid-

Rabu, 13 Juni 2012

Spanduk ancaman menjadi penghias disepanjang jalan jakarta (Loa Bakung). .

Samarinda
Kini warga loa bakung dan sekitarnya harus berjibaku dengan debu, jalan rusak, dan lumpur saat musim penghujan datang, betapa tidak? Semenjak diberlakukannya pengalihan arus kendaraan berat dari jembatan mahakam kota menuju jembatan mahakam ulu (Mahulu) 2 bulan lalu, nyaris tidak ada jalan mulus yang dapat dilalui dikelurahan ini, hampir semua ruas jalan mengalami kerusakan parah.
 

Keadaan jalan rusak seperti ini jelas sangat membahayakan bagi pengendara motor, karena selain kondisi jalan yang rusak pengendara motor juga harus mengalah dengan kendaraan berat yang berlalu lalang.

Salah satu spanduk yang berisi nada ancaman terpampang
diruas Jl. Jakarta, Loa Bakung rabu13/06/2012

Kerusakan jalan selama ini pula yang akhirnya membuat habis kesabaran warga, lama menunggu namun tak kunjung mendapat perhatian dari pemerintah, akhirnya warga berinisiatif melayangkan protes, jika beberapa hari lalu warga bersama FMPL (Forum Masyarakat Peduli Lingkungan) melakukan protes dengan memblokir ruas jalan K.H mas mansyur dan jalan kemuning dengan tuntutan agar jalan tersebut segera diperbaiki, kali ini protes kembali terjadi namun dengan cara yang berbeda, warga dibantu FPML melakukan protes dengan memasang spanduk peringatan disepanjang jalan jakarta kelurahan Loa bakung, spanduk yang terpasang bertuliskan keluh kesah warga atas konndisi jalan rusak selama ini, dan diantara spanduk yang dipasang juga bernada ancaman.

Warga menilai bahwa jalan jakarta merupakan jalan yang berada dilingkungan perumahan dan bukan merupakan jalan umum, dimana laju dan kapasitas kendaraan ditentukan yaitu tidak lebih dari 20 km/jam dan maximal muatan tidak lebih dari 8 ton.

Protes warga yang terjadi hampir bersamaan diruas jalan K.H mas mansyur, jalan kemuning, dan jalan jakarta dalam 2 minggu ini menjadi dilema tersendiri bagi para sopir, ibarat dihadapkan pada buah simalakama, disatu sisi mereka harus mencari nafkah dengan beraktifitas melalui jalan tersebut, yang merupakan alternatif satu-satunya pasca ditutupnya jembatan mahakam untuk kendaraan berat, namun disisi lain juga merasa terintimidasi dengan protes yang dilayangkan oleh warga.

Jika hal ini dibiarkan berlarut-larut maka permasalahan akan semakin besar, seyogyanya pemerintah maupun instansi yang terkait segera turun tangan untuk menyelesaikan masalah ini, karena hal ini juga menyangkut roda perekonomian dikota samarinda dimana tidak sedikit kendaraan berat yang melalui ruas jalan ini merupakan truk-truk pengangkut sembako dan truk berisi material bangunan yang didistribusikan dari luar kota samarinda, jangan sampai nantinya karena permasalahan "jalan rusak" yang terkesan sengaja dibiarkan berlarut-larut justru memicu konflik horisontal dimasyarakat, akankah pemerintah maupun instansi terkait hanya akan berdiam diri dan menunggu jatuhnya korban? Kita tungggu, karena waktu yang akan menjawabnya.


-Rahza Nawarid- 


Spanduk lainnya yang turut menghiasi ruas Jl.Jakarta Loa Bakung

Terima kasih anda telah menghirup dan melalui kawasan jalan rusak dan berdebu??? "Jauh dimata dekat dihati"

"Bapak sopir harus pelan-pelan kalau tidak Benyok"

"Kami bosan musim kemarau makan debu"

"Anda berada dalam lingkungan perumahan,
Kecepatan max 20km/jam,berat max 8 Ton"


Ruas jalan jakarta yang mengalami kerusakan parah

Nampak genangan air bercampur lumpur 
yang tak kunjung surut beberapa hari ini

Minggu, 10 Juni 2012

Berlatih tabah mengurus jenazah. .

Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Sungai Kunjang bekerjasama dengan Badan Pengelola Masjid Istiqlal dan Rukun Kematian Al-Ikhlas Kelurahan Loa Bakung mengadakan kegiatan Pelatihan Penyelenggaraan Jenazah selama dua hari yaitu Sabtu dan ahad tanggal 5 dan 6 Rajab 1433 Hijriyah = 26 dan 27 Rajab 2012 Miladiyah bertempat di Masjid Istiqlal Kelurahan Loa Bakung Samarinda.

Rabu, 06 Juni 2012

Peduli: Kecamatan Sungai Kunjang mendukung kota samarinda layak anak

 Wakil walikota Samarindaa Ir.H.Nursyiwan Ismail 
saat berkunjung kekantor camat Sungai Kunjang Jum'at 11 mei 2012
Berbagai upaya yang telah ditempuh Pemerintah Kecamatan Sungai Kunjang di bawah kepemimpinan Camatnya Nurrahmani, SIP, MM. dalam merealisasikan prgram yang telah dicanangkan mulai menunjukkan hasilnya, setidaknya hal ini tercermin dari terpilihnya Kecamatan Sungai Kunjang sebagai lokasi kunjungan Peserta Orientasi Kota Layak Anak dari Kabupaten/Kota se-Kaltim pada hari Jum’at, 11 Mei 2012 yang juga dihadiri Wakil Walikota Samarinda, Ir. H.Nusyirwan Ismail, M.Si.

Senin, 04 Juni 2012

Rusak parah, warga Loa bakung blokir ruas jalan K.H Mas Mansyur. .

Kerusakan jalan yang terjadi dikelurahan loa bakung akhirnya menuai protes dari warga, hal ini disebabkan karena ditutupnya jembatan mahakam kota untuk kendaraan berat, sehingga jalan alternatif satu-satunya yaitu melalui jembatan mahakam ulu dengan melewati jalan mas mansyur (kelurahan Loa bakung),

Kunjungan Jum'at Gubernur Kaltim di Masjid Jami' Nurul Huda (Loa Bakung). .

Gubernur Kalimantan Timur, Dr. H. Awang Faroek Ishak hadir langsung di Masjid Jami' Nurul Huda Loa Bakung dalam kunjungan Jum'at (2/3-2012). Usai shalat Jum'at menandatangani prasasti peresmian bangunan baru Masjid Jami' Nurul Huda yang sebelumnya telah di resmikan dengan dibacakan sambutan tertulis Gubernur (19/2-2012) yang lalu.

Minggu, 03 Juni 2012

Masjid Jami Nurul Huda Loa bakung dan arah kiblat

Garis merah adalah arah kiblat, dibandingkan dengan arah bangunan lama Masjid Jami' Nurulk Huda Loa Bakung ternyata tidak sama, arah bangunan terlalu ke kiri dibandingkan dengan arah kiblat.



Ceramah di Masjid Jami Nurul Huda

Menghindarkan diri dari frustasi:
JANGAN MENDUKUNG BERLEBIHAN
ACARA Ceramah Hikmah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW berlangsung dalam suasana semarak di Masjid Jami’ Nurul Huda Kelurahan Loa Bakung, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda hari Ahad malam Senin tanggal 15 Rajab 1431 Hijriyah bertepatan dengan tanggal 27 Juni 2010 Miladiyah. Ratusan jamaah yang hadir memadati ruangan masjid lantai bawah bangunan baru, nampak tekun mengikuti ceramah sambil berkali-kali melihat ke atas menyaksikan lampu hias yang nampak indah dan anggun bergantung di bawah kubah tengah. Suasana kian semarak karena selain dihadiri oleh Tokoh Masyarakat, Lurah Loa Bakung dan Jajaran Badan Pengelola, acara kali ini juga dihadiri oleh dua orang Calon Wakil Walikota, yaitu Ir. H. Nusyirwan Ismail, MSi dan Ridwan Efendi, SPd., MPd. Bertindak sebagai penceramah adalah K.H. Andi Faizal, Pimpinan sebuah Pesantren di Samarinda Seberang.